Just Sharing

Berpikir kedepan tentang mendidik anak



Memperhatikan seorang anak setelah beranjak dewasa, bukannya mengerti keadaan orang tua, anak ini malah menuntut yang macam-macam, minta di belikan motor, tidak melihat keuangan keluarga, tidak menerima dengan keadaan keluarga, memberontak sama keluarga.

Secara singkat terkadang orang lebih menyalahkan si anak dengan perilaku tersebut, kalau saya perhatikan asal muasalnya perilaku anak adalah hasil pendidikan orang tua sejak bayi, apa yang terjadi adalah karena didikannya, meskipu ada yang mengelak " saya tidak pernah mengajari seperti itu " tetapi yang namanya mendidik ada secara langsung dan secara tidak langsung. secara tidak langsung inilah yang terkadang tidak disadari.

Seperti contohnya pada saat kecil orang tuanya bertengkar didepan anak, secara psikologis ini akan mempengaruhi anak, anak secara tidak langsung akan merekam, kemudian menirukannya ketika bermain dengan temannya. dan lainnya.

Untuk menghindari hal yang diulas diatas, adalah pendidikan anak usia sejak dini, sejak bayi anak memang belum tahu apa-apa, tapi anak bisa belajar dari sikap dan tindakan orang tua, jadi dalam hal ini orang tua ketika sedang bersama anak, harus menjaga sikap dan tindakannya.

Dengan didikan dari bayi, berharap mudah-mudahan setelah dewasa nanti ketika anak sudah bisa memutuskan, sikapnya bijaksana dan baik. kesimpulannya ini ketika sejak bayi dan balita ini adalah pendidikan dasar pembentukan karakter anak, jadi setelah dewasa anak ini bisa membawa diri.

Selain pendidikan didalam keluarga, ada faktor penting yang sangat mempengaruhi anak, yaitu lingkungan, memang tidak mudah mendidik anak terkadang terbatas dengan pengetahuan bagaimana mendidik anak yang baik, nasehat sering saya perdengarkan adalah kuatkan pendidikan agamanya.

Sekian catatan hari ini, Simak juga selanjutnya Sikap Orang Tua Terhadap Anak - Bimbingan orang tua




Baja Juga


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Berpikir kedepan tentang mendidik anak

loading...