Just Sharing

Pelajaran dari Sebuah Obrolan



Kali ini saya akan menulis dari sebuah obrolan dengan teman, tanpa panjang lebar berikut ulasannya, datang teman maen kerumah, berawal dari guyonan sampai menceritakan perjalanan hidup dalam mencari penghasilan, sekarang teman saya bilang sekarang sudah Alhamdulillah mudah mendapatkan penghasilannya, kalau saya bilang banyak proyek, sambil bercanda.

Perjalanan cukup memprihatinkan sampai akhirnya sekarang ini merasakan penghasilanya yang lumayan dari bisnisnya, waktu proses tersebut di tempuh selama 15 tahun, bagi anda yang baru berusaha atau berbisnis baru 1 sampai 5 tahun belum berhasil jangan berputus asa, lihat teman saya saja 15 tahun, apalagi thomas alfa edison dalam menciptakan lampu berkali-kali kegagalan.

Ungkapnya pernah merasakan cemas, pada waktu itu yang sedang mengabdi menjadi guru, dia bilang wah kalau begini terus anak istrinya mau dikasih makan apa, padahal sebagai guru honorer pengabdiannya itu kurang 5 bulan lagi diangkat jadi PNS.  Cemas akhirnya berdasarkan kesenangan dan hobby mengambil keputusan untuk berbisnis berwiraswasta, bisnis yang digeluti seputar komputer.

Banyak sudah pengalaman lainnya sebelum menggeluti bisnis komputer seperti sales rokok dan entry data dan pada akhirnya fokus di usaha komputer, cita-citanya ingin usahanya bisa diwariskan untuk anak-anaknya dan membuat uang yang bekerja untuknya, sehingga sebagian waktunya banyak untuk beribadah.

Berikut cuplikan-cuplikan kalimat yang menurut saya bisa dijadikan pelajaran

1. Orang tuanya mengajarkan untuk hidup prihatin, membekali pendidikan agama.

2. Dalam bisnisnya berusaha mencari kepercayaan dan tidak mengambil untung banyak. Bercerita pernah mengajukan proposal kerjasama disuatu lembaga ditolak terus merasakan kesulitan, kemudian mencari-cari cara yaitu dengan melakukan pendekatan dengan pimpinan dirumahnya, sampai suatu waktu ada salah satu prospeknya itu bilang kepada teman saya itu “ saya belum lihat kemampuan ada pak” prospek tersebut bilang “pak itu ada komputer 5 rusak coba diservice” teman saya itu dengan semangat meskipun sulit karena ternyata komputer tersebut komputer lama, dimana sebelumya tukang service diarea tersebut sudah menjajalnya, dengan kemampuan nya komputerpun bisa diselesaikan, begitu menunjukan tagihan perbaikan prospek terkejut dan bilang kok sedikit mas, maksud prospek biaya servicenya lebih murah ketika diservicekan kepada mitra sebelumnya. Berawal dari situ akhirnya menguasai bidang komputer di lembaga tersebut, dari service sampai pengadaan.

3. Tidak tidur sehabis shubuh, mengungkapkan kalau tidur yang bagus setelah dhuhur, tidur setelah shubuh memang nikmat tapi ngantuknya tidak hilang jadi terganggu kerja, dan ada alasan lainnya

Demikian sekilas yang bisa saya tulis, obrolannya sekitar 1 jam 30 menit, ko kalau jadi tulisan singkat ya he...he..(dalam hati berbicara), harap makhlum ada yang lupa dan masih newbi juga dalam menulis.
Bagi teman yang mau menambahkan silakan berkomentar di akhir postingan, semoga bisa membantu teman-teman lainnya




Baja Juga


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pelajaran dari Sebuah Obrolan

loading...