Just Sharing

Wawancara Blogger Sukses Bersama Yaro Starak




"Blogging adalah sesuatu yang mudah tidak peduli apapun bahasa yang Anda gunakan. Yang sulit adalah berusaha tetap setia di dunia blogging secara terus menerus dalam jangka waktu lama"

(Yaro Starak, dalam wawancara Blogguebo, 2008)




Pengantar:
Yaro Starak dalah salah satu pelaku bisnis online yang sukses menggunakan media blog sebagai  sarana menghasilkan uang melalui internet. Mulai membangun bisnis online sejak duduk di  bangku kuliah (dengan membuat situs game sederhana), hingga mampu menjual situs komersial yang dibuatnya – BetterEdit.com - Yaro saat ini berpenghasilan kurang lebih $78,000 per tahun atau setara Rp.
735.000.000 per tahun (sebagai peringkat ke-31 Blogger
Berpenghasilan Terbesar 2007, versi Paula Mooney)


Pemilik situs Entrepreneurs-Journey.com ini juga membangun
"sekolah" mentoring online BlogMasterMind (barangkali Anda salah
satu muridnya?), yang merupakan program tutorial bisnis berdasarkan pengalaman pribadinya selama membangun bisnis online. Selain aktif sebagai blogger, Yaro juga dikenal  sebagai pembicara seminar dan workshop bisnis online, terutama di negara asalnya, Australia.
Silahkan kunjungi  www.Entrepreneurs-Journey.com untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang Yaro Starak.

Untuk selanjutnya, silahkan disimak dan dipelajari  wawancara berikut. Semoga bermanfaat.
--------------------------------------------------
(T): Tanya
(J): Jawab


(T): What do you think of non-English blogs in general? (Bagaimana pendapat Anda tentang blog-blog yang tidak berbahasa Inggris secara umum?)




(J): It's hard for me to judge since I don't speak any other languages, but my  general assumption is that  there  are more gaps in non-English markets and thus a huge opportunity to build a popular blog.

(Sulit bagi  saya untuk menilainya karena saya tidak berbicara selain bahasa Inggris, tapi asumsi umum saya adalah ada lebih banyak celah di pasar non-bahasa Inggris dan sebenarnya merupakan kesempatan yang sangat besar untuk membangun sebuah blog yang populer)

Just take a look  at what is working in the English market  and see if it would apply just as well in another language market.

(Mungkin bisa dengan mengamati apa yang terjadi  di pasar berbahasa Inggris dan mencoba apakah hal itu bisa diterapkan di  pasar berbahasa yang lain)

(T): Do you think non-English blogs have good prospect in the online business realm?
(Apakah menurut Anda blog-blog yang tidak berbahasa Inggris memiliki prospek  yang bagus  di dunia bisnis online?)

(J): For sure – in fact probably better due to reduced competition and
a younger market. If I had a passion for a topic, I'd look  at the English market, see who are the leaders, then replicate what they did  in another language.

(Tentu - barangkali malah lebih bagus karena kompetisi yang masih longgar dan pasar yang baru bertumbuh. Jika saya punya minat besar mengenai sebuah topik, saya akan mengamati  pasar berbahasa Inggris, melihat siapa pemimpinnya, dan kemudian meniru apa yang mereka lakukan dengan bahasa lain)

For example – is there  a Pay Per Click  expert  in Japan? How  about an SEO  guru in German? Just learn the skills, then get out there and help others  in your native, non-English language.

(Sebagai contoh - apakah ada pakar Pay Per Click  di Jepang? Bagaimana dengan guru SEO  di Jerman? Intinya pelajari kecakapan tersebut, segera keluar dan bantulah mereka yang lain dengan  bahasa Anda sendiri, bahasa selain Inggris)

(T): What are the most advantages of non-English blogs compared with English blogs in the online business realm? (Apa keuntungan paling besar dari blog-blog yang tidak berbahasa




Inggris bila dibandingkan dengan blog-blog berbahasa Inggris di  dunia bisnis online?)

(J): The biggest advantage non-English bloggers have, at least in some areas, is a clear path to success. Let's say there's no blogger who covers blogging for money in French. If I spoke and wrote French perfectly, I would go  read the English blogs, learn all I could about professional blogging and then teach others via my  French blog.

(Keuntungan terbesar yang dimiliki blogger-blogger yang menulis dengan bahasa selain Inggris adalah, setidaknya di beberapa aspek, adanya jalan yang jelas menuju sukses. Katakanlah, tidak ada blogger yang menulis soal blogging for money dalam bahasa Perancis. Jika saya berbicara dan menulis dalam bahasa Perancis dengan sempurna, saya akan membaca blog-blog berbahasa Inggris, belajar semua yang saya bisa tentang dunia blogging secara profesional  dan kemudian mengajarkannya kepada yang lain melalui  blog berbahasa Perancis saya.)

You don't have to reinvent the wheel – just follow proven successful formulas.

(Anda tidak perlu menemukan kembali rodanya  - cukup ikuti rumus sukses yang sudah terbukti tersebut)

(T): What are the obstacles or constraints?
(Apa kesulitan atau hambatannya?)


(J): Market size is an issue. Certain languages and cultures just won't support the same markets that English does (and vice versa). You can't assume that a niche will directly translate from English to another language. Maybe people in that country don't go  online looking for the information, or maybe the industry is at a different stage of evolution.

(Cakupan pasar adalah satu masalah. Ada beberapa bahasa dan budaya yang tidak mendukung pasar yang sama dengan pasar berbahasa Inggris (demikian pula sebaliknya). Anda tidak bisa mengasumsikan bahwa satu niche akan bisa diterjemahkan secara langsung dari bahasa Inggris ke bahasa lain. Barangkali orang di negara tersebut tidak biasa pergi online untuk mencari informasi, atau barangkali industri online di negara tersebut berada pada tahapan perkembangan yang berbeda)
Research and testing are the only ways to really know for sure, so




don't make any assumptions until you actually try something.


(Riset dan uji coba adalah satu-satunya cara untuk mengetahuinya secara pasti, karena itu jangan membuat asumsi apapun sampai Anda benar-benar mencoba sesuatu)

(T): What opportunities are mostly suit for non-English blogs? (Peluang apa yang paling cocok untuk blog-blog yang tidak berbahasa Inggris?)

(J): That's difficult to say. You could look  at trends – for example the rising industries in China and India as opportunities, or maybe just nuances within a culture that  only people from that culture understand.

(Sulit untuk menjawabnya. Anda bisa melihat trend yang sedang berkembang - misalnya perkembangan industri  di China dan India sebagai peluang, atau barangkali hanya sekedar nuansa budaya dimana hanya orang-orang di  dalam budaya itulah yang bisa memahaminya)

(T): What theme mostly fit for non-English blogs?
(Tema apa yang paling sesuai untuk blog-blog non-berbahasa
Inggris?)


(J): I'm not sure what you mean – are you referring to blog theme designs? If that  is the case, then the same themes that work well for English blogs will work well for other language blogs.

(Saya agak tidak jelas dengan apa yang Anda maksudkan - apakah maksud Anda tema desain blog? Jika itu maksudnya, maka tema-tema yang sama dan bisa diterima untuk blog-blog berbahasa Inggris juga akan berlaku untuk blog-blog yang tidak berbahasa Inggris)
(sorry, untuk poin ini pertanyaannya yang memang kurang jelas, bukan Yaro yang salah. :), Medhy)

(T): While most online ads are in English, what are the non- English blogs have to do to get the cake?
(Sementara kebanyakan iklan online dalam bahasa Inggris, apa yang harus dilakukan blog-blog yang tidak berbahasa Inggris untuk mendapatkan kue iklan?)

(J): Seek sponsors from your countries. Businesses in countries that speak other languages spend money on advertising too. If you blog in




Spanish, then seek out Spanish sponsors.


(Carilah sponsor/pemasang iklan dari negara Anda. Bisnis di negara- negara yang tidak berbahasa Inggris pasti  juga membelanjakan uang mereka untuk beriklan. Jika Anda membuat blog dalam bahasa Spanyol, maka carilah sponsor/pemasang iklan dari  Spanyol)

(T): Among these programs: Google Adsense and PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent Ads, Others - which one will give more opportunity for non- English blogs?
(Diantara program-program ini: Google Adsense dan PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent Ads, Lainnya - mana yang akan memberikan peluang lebih besar bagi blog-blog yang tidak berbahasa Inggris?)

(J): I can't really comment on this beyond what I know about writing an English blog. Affiliate marketing is the best for me, but there  is no standard. Other bloggers get better results with AdSense. Non-English blogs follow the same  rules – to make the most money test different methods and use a combination that results in maximum profits.

(Saya tidak bisa berkomentar diluar apa yang saya tahu tentang menulis blog dalam bahasa Inggris. Program affiliasi adalah yang terbaik buat saya, namun tidak ada standarnya. Blogger yang lain mendapatkan hasil yang lebih baik dengan Adsense. Blog-blog yang tidak berbahasa Inggris juga sama - untuk menghasilkan uang yang terbanyak, uji cobalah berbagai metode dan gunakan kombinasi yang menghasilkan keuntungan maksimal)

(T): Do you think non-English speaker bloggers should push themselves to write post in English?
(Apakah menurut Anda blogger yang tidak berbahasa Inggris harus
memaksakan diri mereka untuk menulis blog dalam bahasa Inggris?)


(J): Definitely not. I've had a few students who have English as a second language who choose to write in English and they struggle as a result. I ask them why they don't write a blog in their native language and they say it's because there is no audience for blogs in their country.

(Sama sekali tidak. Saya punya beberapa murid dengan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua mereka yang memilih menulis dalam bahasa Inggris dan akibatnya mereka harus bersusah payah untuk




melakukannya. Saya tanya mereka kenapa tidak menulis dalam bahasa ibu mereka dan mereka bilang karena tidak ada pembaca blog mereka di negara mereka)

I can understand that might be the case for some industries, but I believe many non-English bloggers are missing the boat to possibly become leaders in their home country. Just because an industry is small now, if you enter early, become the best blogger in your country, then enjoy the rewards later when the market grows. That's not an opportunity you have in some English speaking industries because markets are established.

(Saya bisa mengerti bahwa barangkali hal itu memang terjadi untuk beberapa industri, namun saya percaya banyak blogger yang tidak berbahasa Inggris akan ketinggalan perahu untuk menjadi pemimpin di negara mereka. Justru karena industri online saat  ini masih kecil, jika Anda masuk lebih dulu, menjadi blogger terbaik di negara Anda, selanjutnya nikmatilah hasilnya ketika pasar mulai tumbuh. Peluang seperti itu tidak bisa Anda dapatkan di  sejumlah industri  berbahasa Inggris karena pasarnya sudah mapan)

(T): Do you have or may consider running any new project specifically address for non-English blogs?
(Apakah Anda memiliki atau  mungkin sedang mempertimbangkan
proyek baru yang secara khusus ditujukan untuk blog-blog yang tidak berbahasa Inggris?)

(J): Not likely. I've often thought of having my  work translated, and a few motivated individuals have taken my  ebook and newsletters and translated them into other languages, but my  focus will remain on writing in English.

(Kayaknya tidak. Saya sering berpikir untuk menterjemahkan tulisan- tulisan saya, dan beberapa orang telah menterjemahkan e-book dan newsletter saya ke dalam bahasa lain, tapi fokus saya akan tetap menulis dalam bahasa Inggris)

(T): What's your advice for non-English speaker bloggers in order to keep survive in the online business realm?
(Apa saran Anda untuk blogger-blogger yang tidak berbahasa Inggris agar bisa tetap bertahan di  dunia bisnis online?)

(J): Just keep at it – don't stop trying to help people and build online assets. It takes time, but you can get there if you find what you are




passionate about and translate that into output for other people to benefit from.

(Terus berjuang - jangan berhenti mencoba membantu orang lain dan membangun aset online. Itu semua butuh waktu, namun Anda bisa sampai kesana jika Anda menemukan apa yang benar-benar Anda sukai  dan menterjemahkannya menjadi sesuatu yang bisa memberi manfaat bagi  orang lain)

If you know how to write well in a non-English language, then take advantage of the skill you have and start putting content online. Blogging is easy no matter what language you write it, what's difficult is sticking to it for the long haul.

(Jika Anda tahu bagaimana menulis dengan baik dalam bahasa selain Inggris, maka ambil manfaat kecakapan Anda tersebut dan mulailah menulis secara online. Blogging adalah sesuatu yang mudah tidak peduli  apapun bahasa yang Anda gunakan, yang sulit adalah berusaha tetap setia di dunia blogging secara terus menerus dalam jangka
waktu lama)


Good luck!
(Semoga sukses!)


Yaro Starak
----------------------------------------------------------


Banyak hal yang bisa kita pelajari dari  apa yang disampaikan Yaro Starak. Salah satunya adalah tetap adanya peluang bagi blog-blog berbahasa Indonesia untuk menjadi pemain utama di  pasar negeri sendiri. Mumpung industri bisnis online baru bertumbuh di Indonesia. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah ketabahan dan kesetiaan untuk terus mencintai dunia bisnis online (khususnya blogging).

Banyak blogger yang penuh semangat di satu dua bulan pertama, namun kemudian loyo  dan mundur teratur dari dunia bisnis online karena mendapati betapa uang yang diimpikan tak kunjung datang.


Sumber : Ebook - www.Blogguebo.com




Baja Juga


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Wawancara Blogger Sukses Bersama Yaro Starak

loading...